Rabu, 12 Juni 2013

UJI ASUMSI IIDN

 Uji Asumsi IIDN
Pemeriksaan Asumsi Residual IIDN (Identik, Independen, Distribusi Normal) merupakan uji yang harus dilakukan apakah data yang digunakan memenuhi ketiga asumsi tersebut dalam melakukan pengujian (Sudjana,1996).
Uji asumsi IIDN (Identik, Independen, Berdistribusi Normal) merupakan uji yang harus dilakukan apakah data yang digunakan memenuhi ketiga asumsi tersebut dalam melakukan pengujian. Dijelaskan sebagai berikut :
1.       Pemeriksaan Asumsi Residual identik dilakukan untuk melihat apakah residual memenuhi asumsi identik. Suatu data dikatakan identik apabila plot residualnya menyebar secara acak dan tidak membentuk suatu pola tertentu. Nilai varians rata-ratanya sama antara varians satu dengan yang lainnya (Sudjana,1996).
2.       Pemeriksaan Asumsi Residual independen dilakukan untuk melihat apakah residual memenuhi asumsi independen. Suatu data dikatakan independen apabila plot residualnya menyebar secara acak dan tidak membentuk suatu pola tertentu (Sudjana,1996).
3.       Pengujian Asumsi Residual berdistribusi normal dilakukan untuk melihat apakah residual memenuhi asumsi berdistribusi normal atau tidak. Kenormalan suatu data dapat dilihat dari plotnya. Apabila plot sudah mendekati garis linier, dapat dikatakan bahwa data tersebut memenuhi asumsi yaitu berdistribusi normal. Uji kenormalan data juga dapat dilihat dari nilai Dhitung yang diperoleh dari hasil uji Kolmogorov Smirnov. Nilai Dhitung dibandingkan dengan nilai α. Hipotesisnya adalah sebagai berikut.
H0          : Residual berdistribusi normal
H1              : Residual tidak berdistribusi normal
α : 0.05
   Statistik Uji :Dhit = supx|Fn (x) – F0 (x)|                                                  
   Daerah kritis :Tolak H0, jika nilai Dhitung< Dα dan residual tidak berdistribusi  normal. Jadi suatu data dapat dikatakan baik apabila data tersebut memenuhi semua asumsi IIDN (Identik, Independen, Distribusi Normal) (Sudjana,1996).

1 komentar: